Pasar Pasirian

Pantai Dampar,salah satu potensi wisata pantai di Kecamatan Pasirian

Kantor Kecamatan Pasirian

Pesona dari Puncak Gunung Tambo - Pasirian

FK Kelompok Informasi Masyarakat Pasirian

Minggu, 08 Maret 2020

NGOPI BARENG DPR RI

IPSM IKATAN PEKERJA SOSIAL MASYARAKAT PASIRIAN
IPSM Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat kecamatan pasirian Kabupaten Lumajang Jawa Timur.

NGOPI (Ngobrol Pintar) bareng DPR RI komisi VIII Bapak Umar Basor, dalam rangka  kegiatan beliau mengadakan reses dan serap aspirasi tentang kesejahteraan sosial di masyarakat. 

Dalam sambutanya Umar Basor menyampai program dari kementrian sosial yang beemitra dengan komisi VIII,  perihal verikasi dan validasi data penerima bantuan sosial supaya benar serta tepat sasaran.

Sesuai dengan harapan pemerintah yang sudah terprogram serta ucapan terima kasih beliau kepada relawan PSM  Pekerja Sosial Masyarakat yang ada di Pasirian, atas partisipasi dan kerjasamanya telah membantu kinerja Pemerintah untuk kesehteraan  masyarakat. 

PSM yang ada di Kecamatan Pasirian berjumlah 22 orang,  tersebar setiap desa 2 orang Pekerja Sosial Masyarakat.

Kecamatan Pasirian ada 11 (sebelas) Desa, termasuk salah satunya Desa Bades.

Pekerja Sosial Masyarakat PSM, bentukan juga di bawah naungan dinas sosial  ini murni relawan sejati tanpa ada gaji ataupun honor.
 
Ketua IPSM kecamatan pasirian Muhammad Anwari,  juga mengucapkan banyak terima kasih kepada DPR RI  komisi VIII Bapak Umar Basor yang sudi dan peduli dengan PSM. Sehingga bersedia ngopi bareng  bertempat di SEBER Sekretariat Bersama yang ada di Kecamatan Pasirian minggu 8/3/2020.(mhd)

Jumat, 21 Februari 2020

MEMPERINGATI HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL 2020

MEMPERINGATI HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL 2020 DENGAN TEMA INDONESIA BERSIH, INDONESIA MAJU, INDONESIA SEJAHTERA

Pasirian 21 Februari 2020 berada di wilayah Sekretariat Bersama SEBER Pasirian Kabupaten lumajang Jawa Timur.

Adapun, para komunitas/organisasi yang ada di Kecamatan Pasirian berkolaborator memiliki pekerjaan rumah (Halaman SEBER) untuk membuat suatu gerakan di wilayah sendiri, #BEBAS SAMPAH DI HALAMAN.
Disela sela kegiatan berjalan, Camat Pasirian Trikondo Cahyono, S.Sos bersama staf mengunjungi kegiatan Kami dan ikut bergabung kegiatan kita

SEBER, Yang dijadikan padepokan dan tempat berkumpul untuk bersinergi bersama oleh, Karang Taruna, Forum KIM kecamatan, TAGANA, PELOPOR PERDAMAIAN, Petugas Sosial Masyarakat PSM, dan FKPPI.

Dengan semangat saling bersinergi bersama melaksanakan kegiatan bersih bersih disekitar halaman Sekretariat Bersama SEBER yang terletat di depan pasar umum Pasirian di desa Pasirian Kecamatan pasirian Kabupaten Lumajang.

Kami bersama sama sudah melaksanakan kegiatan bersih bersih disekitar tempat kita tinggal, sesuai dengan, Kegiatan yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang. berupa kegiatan bersih bersih serentak di masing masing wilayah.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tanggal 21 Februari 2020. Yang tidak kalah pentingnya adalah, Partisipasi masyarakat agar beban pemerintah Daerah berkurang, kususnya dalam penanganan sampah.

Jumat, 24 Januari 2020

BAKTI SOSIAL


umtuk menunjang perkembangan wisata  di kabupaten lumajang  maka pemerintah kabupaten bersinergi dengan beberapa unsur organisasi mengadakan bakti sosial bersih-bersih pantai watu pecak desa selok awar-awar kecamatan pasirian jumat 24/1/2020.
bu varin/bu toriq dalam sambutanya mengajak masyarakat untuk sadar sampah yang artinya jangan membuang sampah sembarangan sehingga berdampak pada lingkungan kotor sehingga akan jadi suguhan buram bagi pengunjung yang ingin liburan di pantai. 
  adapun unsur yang  terlibat baksos. 
 Muspika pasirian. 
  Pelopor perdamaian lumajang
  Psm kecamatan pasirian. 
 FKPPI
  Tagana lumajang
Karang taruna
Forum KIM pasirian , Dan lain lain.
   acara di awali dengan senam bersama dan di lanjutkan bersih bersih pantai bersama sama dari semua unsur.
usai kegiatan mereka (PSM, TAGANA, PELOPOR, FORUM KIM, KARANG TARUNA dan FKPPI) Langsung berkumpul disekretariat bersama, yang bertempat di gedung eks Kecamatan Pasirian.

Jumat, 08 November 2019

Pertemuan IPSM(Ikatan Pekerja Sosial Masyarat) di Desa Gondoruso

PERTEMUAN IPSM
IKATAN PEKERJA SOSIAL MASYARAKAT
KECAMATAN PASIRIAN
 
Pertemuan IPSM di Desa Gondoeuso

Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat atau yang biasa disebut IPSM yang merupakan wadah PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) baik ditingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat. 

Tujuan IPSM sendiri adalah sebagai media koordinasi, konsultasi, pertukaran informasi, dan pengalaman serta pengembangan kemampuan administrasi dan teknis di bidang kesejahteraan sosial.

IPSM kecamatan Pasirian sendiri sering melakukan pertemuan dalam rangka koordinasi, konsultasi, pertukaran informasi maupun pengalaman seperti pada hari Selasa, 29 Oktober 2019.

Dirumah Ibu Khotijah selaku Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Gondoruso (tuan rumah),  Dalam pertemuan ini Ketua IPSM kecamatan Pasirian Bapak Muhammad Anwari berharap kepada seluruh personil PSM yang hadir untuk mempercepat mengadakan pendataan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) 
Pertemuan ini dihadiri oleh PSM dari beberapa desa di kecamatan Pasirian termasuk PSM dari desa Madurejo dan juga dihadiri oleh TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat) kecamatan Pasirian Bapak Rudik M Kholik. 
"PSM harus memiliki sosial yang tinggi sehingga masyarakat miskin bisa terlayani." Tambah Bapak Rudik M Kholik selaku TKSK kecamatan Pasirian.

Kata kunci IPSM adalah pekerja sosial yang menganmdung makna tindakan mulia berupa sosial, artinya kita orientasinya adalah pada amal dan perbuatan kebajikan. Tanpa mengedepankan pamrih dengan memberikan komitymen dan konsistensi dalam mengemban tugas pokok dan fungsi dengan sekuat tenaga, pikiran dan daya demi suksesnya amanat ini.

 
TKSK sebagai Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial di tingkat kecamatan, hubungannya dengan PSM dan IPSM adalah mitra kerja. Sesuai  fungsinya dalam Peraturan mentri sosial         No.03 tahun 2013 ( kimanomamadurejo.blogspot.com )

Kamis, 31 Oktober 2019

POSYANDU LANSIA DESA KALIBENDO

POSYANDU LANSIA 

 

 

  Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

    Posyandu lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program Puskesmas dengan kader posyandu desa Kalibendo bersama tokoh masyarakat dan organisasi sosial dan para lansia sebagai masyarakat yang diberikan pelayanan.

    Posyandu lansia merupakan suatu fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan.

   Pada Kamis 17/10/2019 di Dusun. Sumberkadi Dusun. Kalibendo Kecamatan. Pasirian Kabupaten. Lumajang dilaksanakan Posyandu Lansia. Dalam acara tersebut petugas yang hadir Tim dokter muter (jawa) dokter keliling, Petugas Kesehatan Penanggung Jawab Desa (PPD) Desa Kalibendo, Prokes dan pemegang program lansia.

    Tujuan Posyandu Lansia adalah tujuan umum dan tujuan khusus :

*Tujuan Umum
Meningkatkan derajat kesehatan lansia untuk mencapai masa tua yg bahagia & berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
*Tujuan khusus
1. Meningkatkan kesadaran lansia untuk membina sendiri kesehatannya
2. Meningkatkan kemampuan & peran serta masyarakat dalam menghayati dan mengatasi masalah      kesehatan lansia secara optimal.
3. Meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia
4. Meningkatnya jenis dan mutu pelayanan kesehatan lansia

   Tujuan pembentukan posyandu lansia secara garis besar antara lain :
1. Meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat, sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia
2. Mendekatkan pelayanan dan meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam pelayanan kesehatan disamping meningkatkan komunikasi antara masyarakat usia lanjut.

Pelaksanaan kegiatan terdiri dari
1. Pendaftaran
2. Pengukuran tinggi badan
3. Pengukuran berat badan.
4. Pemeriksaan tekanan darah
5. Penyuluhan
6. Senam
7. Pengobatan

Dengan adanya Posyandu Lansia ini diharapkan dapat mewujudkan masa tua yang bahagia dan berdayaguna.(kimdharmawangsakalibendo.blogspot.com)

BADES DESA TANGGUH BENCANA

DESTANA  (Desa Tangguh Bencana) Desa Bades Raih Trophy Wujud Prestasi

KIMBimo_Destana (Desa Tangguh Bencana) Desa Bades meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa bersamaan dengan peringatan hari jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur. Sabtu, 12 Oktober 2019.

Diraihnya penghargaan ini adalah suatu wujud usaha dan kerja keras dalam mengkaji resiko bencana, mengenali hingga menyiapkan kesiapsiagaan warga masyarakat dalam menghadapi potensi dan ancaman bencana, para anggota Destana bersama masyarakat di wilayah potensi bencana di Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Propinsi Jawa Timur

Muhammad Anwari sebagai perwakilan anggota Destana Bades menyampaikan dengan diraihnya penghargaan dan thropi juara satu ini dengan kategori Pratama Tingkat Provinsi Jawa Timur adalah sesuatu yang sangat membanggakan sekali.

Destana (Desa Tangguh Bencana) Desa Bades sendiri penuh dengan suka cita dalam membangun masyarakat tangguh bencana,  juga tidak melupakan bahwa semuanya adalah bimbingan dari berbagai unsur salah satunya BPBD Kabupaten Lumajang yang selama ini selalu mendampingi juga membimbing apa fungsi DESTANA (Desa Tangguh Bencana) di masyarakat desa.

Dan prestasi ini adalah langkah awal untuk meningkatkan tingkat kategori yang lebih tinggi menuju tingkatan madya, dan utama untuk itu perlu dukungan semua pihak baik dalam hal anggaran, konsep yang jelas dan berkesinambungan serta keterlibatan masyarakat untuk mencapai masyarakat yang mandiri siap siaga dalam menghadapi segala potensi bencana. (kimdesabades.blogspot.com)

OPEN DEFECATION FREE DESA BADES

OPEN DEFECATION FREE (ODF)












 Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini.

BADES, 26/10/2019 melaksanakan Deklarasi ODF (Open Defecation Free) yang dihadiri oleh Plt Kepala Desa, Beserta perangkat, Rt. Rw kader gerbangmas. Kepala puskesmas Bades, 
 
 
 
 
 
Bupati Lumajang yàng diwakili oleh Asisten Adminitrasi, Ir. Nugroho Dwi Atmoko yang didampingi Camat pasirian Dondy suharto S.IP, M.Si, Danramil Pasirian Kapten Sujarno.

Camat pasirian Dondy Suharto menyampaikan ini adalah desa ke 3 (tiga) setelah Selok Awar Awar dan desa Condro, desa yang berada di wilayah kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang propinsi Jawa Timur.

Nugroho menambahkan  Deklarasi ini diharapkan masyarakat tidak buang air besar sembarangan,  Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyakit di lingkungan, untuk memutus penularan  harus dilakukan rekayasa pada akses ini. Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100% pada seluruh komunitas. Sedangkan Desa/Kelurahan ODF (Open Defecation Free)  adalah Desa/kelurahan yang 100% masyarakatnya telah buang air besar di jamban sehat, yaitu mencapai perubahan perilaku kolektif terkait Pilar 1 dari 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. (kimdesabades.blogspot.com)

DUSUN LEDOK DESA PASIRIAN SADAR ADMINDUK


 

Tingkatkan Kesadaran Adminduk (Adminitrasi Kependudukan), Dusun Ledok Gelar “Ledok Sadar Administrasi”                                                            

  Puluhan warga Dusun Ledok Desa Pasirian Kecamatan Pasirian dan sekitarnya beramai-ramai menuju ke Balai Dusun Ledok (Kamis, 5/9/2019). Pasalnya, mereka hendak mengurus berbagai administrasi kependudukan yang belum mereka miliki seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan perekaman KTP. Kegiatan ini terselenggara berkat inisiatif dari Panitia Peringatan Hari-hari besar Nasional (PPHN)Dusun Ledok yang menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Lumajang. Petugas dari Dispendukcapil ini sengaja didatangkan oleh PPHN guna mendekatkan masyarakat dengan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk). Tentu saja acara ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena mereka diuntungkan yaitu: lokasi yang dekat, pelayanan yang cepat, serta pengeluaran yang nihil alias gratis. 
  

Pada kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 07.30 sampai pukul 13.00 itu Dispendukcapil berhasil mencetak 40 lembar KK, 12 Lembar Akta Kelahiran, 2 Lembar Akta Kematian, Selain itu petugas juga berhasil melakukan perekaman terhadap 4 orang pemohon KTP dan 28 pemohon perobahan KK. Kegiatan yang disambut antusias warga ini juga dihadiri oleh pejabat di pemerintahan Desa Pasirian yaitu Kepala Desa dan Kepala Dusun Ledok. Kepala Desa Pasirian, Ir. Sugeng sangat  mengapresiasi kegiatan ini. Dia mengatakan bahwa inisiatif penyadaran masyarakat akan pentingnya adminduk inilah yang dibutuhkan masyarakat. Dia juga menambahkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak harus selalu diisi dengan hal-hal yang bersifat gegap gempita, tetapi juga perlu di isi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. “Bagus dan hebat. Acara ini langsung bisa dirasakan masyarakat”, ungkap Sugeng.

  Bila dilihat dari sejarah peringatan hari kemerdekaan di Dusun Ledok, kegiatan ini baru pertama kali di lakukan. Oleh karena itu Kepala Dusun Ledok, Muhammad Rizky,menginginkan agar hal ini dijadikan sebagai agenda tahunan, karena manfaatnya jelas dirasakan oleh masyarakat. “Saya harap terus di agendakan selain acara lain yg sudah menjadi agenda PPHN,” Kata Rizky saat dihubungi KIM Pesona di sela-sela kegiatan itu. Karena banyak pihak mendapatkan keuntungan dan adanya dukungan dari pejabat di pemerintah desa, PPHN Dusun Ledok bertekad untuk menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan rutin. Ketua PPHN Dusun Ledok mengatakan bahwa kedatangan pemohon adminduk ini jauh melampaui target. Tentu hal ini menggembirakan bagi PPHN. Dengan berbekal sosialisasi terhadap para ketua RT dan RW di dusun Ledok dan Sosialisasi melalui media sosial, PPHN memberi tajuk “LEDOK SADAR ADMINISTRASI”. Menurut ketua PPHN Dusun Ledok, Agus Wagianto, alasan utama pelaksanaan kegiatan ini, adalah kenyataan bahwa masih banyak warga yang tidak memiliki kelengkapan adminduk, baik untuk dirinya maupun anggota keluarganya. Agus merasa bersyukur bahwa kegiatan ini mendapatkan restu dan dukungan dari pemerintah desa. Bentuk dukungan yang diberikan oleh pemerintah desa adalah penerbitan surat-surat yang diperlukan untuk berkorespondensi dengan Dispendukcapil. Selain itu, Agus juga bangga karena Kepala Desa berrsedia hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan ini. “Alhamdulillah, Pak Kades bersedia hadir,” Kata Agus. Ketika ditanya mengapa kegiatan ini bisa sukses, Agus mengatakan bahwa ini berkat kerja sama semua pihak. Dia juga menyemangati teman-teman PPHN dan masyarakat dengan jargon yang memotivasi. “LEDOK SELAU BISA”, begitu kata Agus mengakhiri wawancara dengan KIM PESONA Desa Pasirian.(kimpesona.blogspot.com)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK



Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kecamatan Pasirian salah satu dari 21 (dua puluh satu) Kecamatan yang ada di Kabupaten Lumajang Jawa Timur.

Diruang Organisasi kantor Gubernur Jawa Timur Kota surabaya 24-10-2019. 

 
Camat Pasirian Dondy Suharto mengatakan, pencanangan zona Integritas ini merupakan wujud komitmen dari Pemerintah Kecamatan Pasirian untuk mewujudkan pelayanan publik yang bebas korupsi, bersih dan melayani.

Dondy menambahkan, reformasi dan inovasi terus dikebut bersama jajaranya, berbagai upaya terus dilakukan, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik. Disamping sebagai upaya untuk mengakselerasi tercapainya tujuan dari reformasi birokrasi, menjadi salah satu peningkatan kualitas pelayanan publik. 

Pasirian kecamatan yang kerap meluncurkan program inovasi khusus melalui Desa  yang ada di bawah naungannya.

Misal desa Bades dengan Desa Tanggap Bencana (DESTANA) sebagai juara tingkat Propinsi  kategori Pratama.

Selain itu Desa Kalibendo, juara nasional Perpustakaan Desa (perpusdes) dan kearsipan 

Dondy Berharap kedepannya Pemerintah Kecamatan Pasirian dengan 11 (sebelas) desa di wilayahnya bisa mengcanangkan zona integritas menuju (WBK)Wilayah Bebas Korupsi dan (WBBM) Wilayah Birokrasi Bebas Melayani. (kimdesabades.blogspot.com)


JALAN SEHAT SELAMATAN DESA PASIRIAN


Jalan Sehat Desa Pasirian


Sabtu, 14 September 2019 diadakan Jalan Sehat Oleh Pemerintah Desa Pasirian Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, dalam rangka kegiatan Selamatan Desa. 

 Jalan sehat diikuti oleh Ibu dan Anak Kelompok Bermain ( Paud ), Taman Kanak Kanak (TK), murid Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Kader Gerbangmas dan Tim Penggerak PKK Se-Desa Pasirian.

 Acara dimulai pada pukul 07.30 WIB dibuka dan diberangkakan oleh Kepala Desa Pasirian
Ir. Sugeng. didampingi Oleh Sekretaris Desa bserta Staf.

Rute jalan sehat Start Balai Desa Pasirian menuju jalan pasar krempyeng dusun Kedung Pakis Menuju jalan gunung tambuh selanjutnya ke jalan SMP Negeri 2 Pasirian dan finish di Balai Desa Pasirian.Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang JAWA TIMUR.

Untuk keamanan dalam berlangsungnya acara ini dibantu oleh Personil dari Polsek Pasirian, dan Anggota Koramil 0821/08 Pasirian beserta Satgas Keamanan  Desa pasirian.

Untuk memeriahkan acara Jalan Sehat ini panitia menyediakan hadiah utama sebuah televisi, berbagai doorprice diantaranya kipas angin, kompor gas dan banyak lagi hadiah yang lainya.

Untuk mengisi acara sebelum pengundian hadiah ada sebuah hiburan dan persembahan lagu dari orgen tunggal dan murid - murid yang ingin menampilkan bakat menyanyi.Acara jalan sehat ini berakhir pada pukul 10.30 WIB dan hadiah utama sebuah televisi didapat oleh Guru SDN 1 Pasirian, dan hadiah diserahkan oleh Aris Sekretaris Desa Pasirian. Selain itu Penyerahan hadiah kepeda pemenang juga diberikan oleh Ketu Tim Penggerak PKK. (kimpesona.blogspot.com)

Rabu, 30 Oktober 2019

LOGO BARU


Jumat, 22 Maret 2019

Penanganan lonhsor jalur malang-lumajang jembatan perak

https://youtu.be/90RRbDGcPW0

Senin, 12 November 2018

KEMARAU HANGUSKAN GAJAH MUNGKUR

alam mempunyai dua musim, musim kemarau dan musim hujan keduausim sama" mempunyai dampak bencana yang berbeda pada musim kemarau tahun ini telah terjadi bencana kebakaran hutan jati milik perhutani di kawasan dusun kajaran desa bades kecamatan pasirian p.sugeng 61th  yang pertama kali melihat adanya kebakaran hutan jati senen malam 5 november 2018 pkl 20.30 di area hutan gunung gajah mungkur kajaran adapun luas titik kebakaran di perkirakan 8 ha.dan belum di ketahui penyebab terjadinya kebakaran pertama kali di lihat oleh saksi api sudah membakar begitu besar warga bersama babinsa desa bades melakukan evakuasai pemadaman serta pengecekan sampai pkl 22.00 malam api dapat di padam kan denga alat seadanya evakuasi pemadaman terkendala oleh medan yang tinggi dan curam
do himbau oleh babinsa bades bpk firdaus kepada masyarakat agar tidak membakar hutan sembarangan mengingat musim kemarau banyak bahan yang mudah terbakar.(lusi rahmawati)

PERESMIAAN JALAN BULAK GEMPOL

dalam rangka mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan tarap ekonomi masyarakat desa kementrian sosial RI yang bermitra dengan forum keserasian sosial telah melaksanakan program keserasian sosial bagi masyarakat desa nguter.
antusias warga yang di perkuat oleh kepala desa nguter suliman berbaur bergotong royong membangun jalan tembus bulak gempol yang selama ini jadi impian warga dusun bulak gempol khususnya dulu sebelum ada jalan tembus warga yang melintas hanya menapaki pematang sawah yang sempit tapi dengan adanya jalan tembus sekarang akses keluar masuk dusun bisa di lewati sepeda motor bahkan untuk mengangkut hasil panen masyarakat tidak perlu memanggul lagi dari sawah ke rumah.
alhamdulillah dengan semangat kegotong royongan dan kearifan lokalnya akhirnya pembangunan cepat terusolir dan terselesaikan dengan lancardan pada hari ini saptu 10 november 2018 jalan tembus telah di resmikan oleh dinas sosial provinsi jawa timur yang di wakili oleh bpk heru dalam acara  saresehan forum keserasian sosial dengan tema"MERAWAT DAN MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL DI TENGAH PERUBAHAN ZAMAN" yang diadakan di balai desa nguter adapun yang di hadirkan sebagai narator
1.bpk.heru dinas sosial prov jatim.
2.ibu.ninis legiwati dinas sosial kab.lumajang.
3.bpk.sudomo selaku babinsa ds nguter.
4.bpk.luqman babinkamtibmas ds nguter.
5.eko santoso koor tagana lumajang.
6.bpk rudik m kholik pelopor perdamain jawa timur dan jg pendamping keserasian sosial.
di akhir acara dalm sambutanya kepala desa nguter menyampaikan banyak" terima kasih kepada semua jajaran yang telah berperan serta dalam pembangunan ini seeta meminta kepada masyarakat agar merawat dan menggunakan sebagaimana mestinya(mahmudi)

Jumat, 02 November 2018

raksasa laut gemparkan warga sekitar.

kehidupan di dalam laut tak ubahnya di alam darat tapi sebagaian orang tidak saling tahu apa yang ada di dalam laut, jumat 5 oktober 2018 masyarakat dampar dan kajaran di gemparkan dengan fenomena yang luar biasa laut kidul dengan gelombang besarnya telah menepikan mahluk raksasa penghuninya jenis ikan paus dengan panjang 25 meter, tinggi 6meter keadaan sudah mati bahkan kondisi sudah membusuk membujur d pesisir perbatasan antara dampar kajaran.
  banyak warga yang datang ingin melihat secara langsung ikan raksasa tersebut tidak hanya masyarakat sekitar saja ada yang dari jember dan malang bahkan setiap pengunjung mengabadikan fenomena langka ini dengan kamera ponselnya,setelah menyatakan sendiri masyarakat percaya bahwasanya memang ada ikan sebesar itu jadi tidak hanya dalam dongeng belaka.
yang hadir dari instansi pemerintah, muspika kecamatan pasirian juga dari bpbd kabupaten lumajang memonitoring langsung serta mengcroscek kebenaranya

    (mahmudi)

tradisi petik laut segoro dampar

dampar hanya sebuah dusun kecil yang berada d kawasan pantai selatan masuk wilayah desa bades kec.pasirian,dari 1/4 penduduk yang ad bekerja sebagai nelayan meski terpencil jauh dari keramaian dampar memiliki potensi wisata pantai dengan panorama yang tak kalah indah dengan pantai lain dampar juga mempunyai warisan tradisi yang sudah turun temurun tradisi adat tahunan petik laut, atau tradisi ritual larung sesaji ke tengah laut oleh masyarakat dampar dan tahun ini tepatnya pada hari rabu kliwon 12 september 2018.
di awal acara seperti biasa sebelum d larung sesaji di arak dari dusun dampar menuju lokasi larung di pesisir dengan di iringi doa doa yg d pimpin oleh sesepuh dusun setelah selesai ritual doa kemudian sesaji di larung ke tengah laut dengan menggunakan sebuah perahu,selepas maghrib d lanjut kan dengan istiqosah dan sebagai acara penutup masyarakat di hibur dengan reog ponorogo.
  tradisi petik laut oleh masyarakat di yakini suatu bentuk rasa syukur kepada tuhan atas rizqi yg d hasilkan dari dalam laut, adapun yg hadir pada acara tersebut
1.muspika kec pasirian.
2.dinas kelautan dan perikanan kab.lumajang
3.dinas pariwisata...

          (mahmudi)

*INOVASI DAN KREASI KECAMATAN PASIRIAN DALAM LOMBA CIPTA MENU KABUPATEN LUMAJANG*

Pada hari Selasa, tanggal 02 Oktober 2018, Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si (Bunda Indah) menghadiri sekaligus membuka acara Lomba Cipta Menu (LCM) Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis Aksi - Gerakan Kembali ke Pangan Lokal (Si-GEMPAL) tingkat Kabupaten Lumajang di halaman Kantor Bupati Lumajang.
Dalam arahannya, Bunda Indah meminta ke seluruh peserta Lomba Cipta Menu B2SA agar kegiatan ini tidak hanya sekedar seremonial saja, namun ia berharap masyarakat dapat berkreasi dan berinovasi memunculkan makanan khas Lumajang terutama dari bahan pangan non beras. Dengan modal kreasi dan Inovasi tersebut, Bunda Indah berharap segala Potensi yang ada di Lumajang supaya dikelola dengan model bisnis, sehingga menghasilkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) bagi Lumajang.
Dalam Lomba tersebut, TP PKK Kecamatan Pasirian mengikutsertakan menu makanan yang khas dari Kecamatan Pasirian yang salah satunya adalah produk inovasi berupa Kerupuk Kulit Pisang, dan mendapatkan hasil Juara.
Kerupuk Kulit Pisang ini merupakan sebuah Inovasi baru di Kabupaten Lumajang dengan bahan pangan non beras yang diharapkan mampu memperkaya khasanah makanan Khas Lumajang. Dan semoga ke depan muncul inovasi baru dan kreatif tentang pangan Khas Lumajang yang dikelola dengan sehat, profesional dan dengan model bisnis yang bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat Lumajang.
(Oktober/T.R)

*KARNAVAL DESA TAHUN 2018 DI DESA KALIBENDO*

Dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT RI Ke-73 Tahun 2018, Pemerintah Desa Kalibendo mengadakan serangkain kegiatan berupa :
1. Lomba Sepak Bola Wanita, Tarik Tambang Wanita dan Suwun Tempeh yang akan dilaksanakan pada hari Jum'at, tanggal 07 September 2017 di Lapangan Kalibendo, dan
2. Karnaval Desa Kalibendo yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 September 2018.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Pemerintahan Desa Kalibendo beserta jajarannya dengan mengikutsertakan seluruh elemen masyarakat dengan harapan mampu menumbuhkan rasa Nasionalisme dan kebanggaan ber-NKRI.

(September/T.R)

*PELAKSANAAN PEMBINAAN & PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA DI BALAI DESA KALIBENDO*

KoSelama 2 (dua) hari dari tanggal 24-25 Agustus 2018, Dinas Perindustrian Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Kalibendo mengadakan Pembinaan & Pelatihan Keterampilan Kerja Di Balai Desa Kalibendo untuk masyarakat dari berbagai Kalangan di Balai Desa Kalibendo.
Pada kesempatan tersebut, Dinas  Perindustrian Kabupaten Lumajang mendatangkan narasumber dari Probolinggo yang memberikan pengetahuan tentang beragam olahan camilan yang diharapkan mampu menambah pengetahuan peserta Pelatihan untuk dijadikan modal usaha kecil-kecilan.
Semoga mampu menambah wawasan dan memunculkan IKM Lumajang yang mempunyai daya saing dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Lumajang.
(Agustus/T.R)

*DESA KALIBENDO MENGIKUTI ACARA FESTIVAL DESA NUSANTARA 2018 DI BONDOWOSO*


Desa Kalibendo mengikuti Acara Festival Desa Nusantara 2018, yang berlangsung mulai 16 s/d 18 Juli 2018, di Alun-Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso. Acara yang dibuka oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, tersebut bertujuan sebagai ajang promosi potensi desa se-Indonesia dengan beragam program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan.
Dalam sambutannya, Bapak Mendes PDTT mengatakan "Festival Desa Nusantara ini untuk memperlihatkan kepada masyarakat keberhasilan apa saja yang dilakukan oleh desa-desa, jadi dengan adanya festival ini desa-desa lain di seluruh Indonesia".
Beberapa Produk Unggulan Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang yang dibawa adalah :
1. Gula Jawa
2. Beragam Produk Camilan
3. Beragam Produk Olahan Buah Pisang "AROMA"

(Juli/Toyibatur rohmah)